Utusan Nabi Isa As Untuk Umat Nabi Muhammad Saw.

Peringatan bagi kita semua

 

——-

 

Imam Al Khaatib meriwayatkan dari Sayyidina Umar bin Khatthab Radliyallahu ‘anhu:

 

Syahdan….

Waktu Sayyidina Umar mengirim Sahabat Nadlah bin mu’awiyyah dan rombongan ke Kadisiyah (Qadsia Kuwait). Di tengah perjalanan di antara gunung-gunung yang menjulang tinggi, ia ingin mendirikan Sholat ‘Ashar. Sebelum shalat ia melantunkan Adzan:

“Allahu Akbar Allaahu Akbar…”.

Tiba-tiba ada suara dari lereng gunung yang menjawab:

“Engkau memujiNya dengan penuh kebesaran wahai Nadlah”.

Tanpa Menggubrisnya, Sahabat Nadlah meneruskan Adzannya:

“Asyhadu Alla Ilaaha Illallah….”

“Itu adalah kalimah Ikhlas wahai Nadlah…”. Timpal suara itu.

“Asyhadu Anna MuhammadarRasuulullah…”.

“Beliau Nabi Muhammad adalah orang yang memperingatkan. Beliaulah yang dinanti dengan bahagia Oleh Nabi Isa bin Maryam AS. Dan pada penghujung ummatnyalah terjadi kiamat”.

“Khayya ‘alasShalaah….”.

“Beruntunglah orang yang berjalan menuju tempat Shalat dan Istiqomah melakukannya”.

“Khayya ‘Alal Falaaah….”.

“Beruntunglah orang yang menerima Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Keberuntungan akan senantiasa mengiringi umat Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam”.

“Allahu Akbar… Allahu Akbar… Laa Ilaha Illallah….”.

“Semoga engkau Ikhlas, sepenuh Ikhlasmu wahai Nadlah…, semoga Allah mengharamkan Jasadmu dari api neraka”.

Setelah adzan selesai Sahabat Nadlah dan rombongannya mencari arah datangnya suara tersebut. Yang ternyata dari lereng gunung:

“Siapa engkau? Semoga Allah merahmatimu. Apakah engkau Malaikat? Jin? Atau golongan hamba-hamba Allah? Engkau telah memperdengarkan suaramu. Sekarang perlihatkanlah wujudmu. Kami adalah utusan Allah, utusan RasulNya Shallallahu ‘alaihi Wasallam dan utusan Khalifah Umar Radliyallahu ‘Anhu”.

Kemudian bergetarlah bumi, dan terbelahlah gunung di hadapan Sahabat Nadlah dan Rombongan. Tiba-tiba dari dalamnya muncul kepala dengan kulit dan rambut yang putih, di susul badan yang terbungkus oleh kain lusuh dan kumuh. Lalu ia berkata:

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh”.

“Wa’alaikasSalam Warahmatullahi wa barakaatuh”. Jawab Sahabat Nadlah dan Rombongan.

“Aku adalah Barnab bin Baztamla. Hamba yang shalih Isa bin Maryam berwasiat kepadaku untuk mendiami gunung ini, dan beliau mendoaakanku, agar aku bisa hidup abadi sampai turunnya beliau dari langit. Kemudian kelak beliau akan membunuhi Babi, MENGHANCURKAN SALIB dan melepaskan diri dari penghalalan yang dilakukan kaum nasrani. Sekarang aku tahu masa Nabi Muhammad telah lewat. Namun, tidak mengapa. Aku hanya ingin kau sampaikan salam dan bacakan pesanku ini untuk junjunganmu khalifah Umar bin Khatthab Radliyallahu ‘Anhu”.

Kemudian Ia melanjutkan:

“Katakanlah pada Khalifah Umar….. Ramaikanlah -Islam-, Kuatkanlah -Islam- dan dekatkanlah -Islam-… karena Kiamat sudah dekat. Dan khabarkanlah pada Khalifah Umar: apabila hal-hal ini sudah terjadi pada umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Maka, hanya satu jalan yang harus di tempuh, yakni: Larilah… Larilah… (Mendekatlah pada Allah). Hal-hal tersebut adalah: Apabila lelaki saling mencintai satu sama lainnya (Gay), Apabila Perempuan saling mencintai satu sama lainnya (Lesbi), KETIKA SEBUAH BANGSA BERBUDAYA SEPERTI BUDAYA BANGSA LAIN, KETIKA ANAK BANGSA BERBUDAYA SEPERTI BUDAYA BANGSA LAIN, YANG TUA TIDAK MENYAYANGI YANG MUDA, YANG MUDA TIDAK MENGHORMATI YANG TUA, kebaikan di tinggalkan dan tidak ada yang menyerunya, kemunkaran di biarkan dan tidak ada yang melarangnya, ORANG PINTAR MEREKA BELAJAR ILMU UNTUK MENCARI DINAR DAN DIRHAM, air hujan terasa panas, ANAK BERANI KE ORANG TUA, manusia saling berlomba mendirikan menara, manusia menghiasi Mushaf Al Qur’an dengan perak, manusia berlomba menguatkan bangunan, manusia mengikuti Syahwat mereka, MENJUAL AGAMA UNTUK DUNIA, menganggap ringan pertumpahan darah, MUDAH MEMUTUS TALI SILATURRAHIM, HUKUM DI PERJUAL-BELIKAN, banyak harta riba yang dimakan, KEMULYAAN SESEORANG BERDASAR PADA BANYAKNYA HARTA, SEORANG LELAKI KELUAR DARI RUMAHNYA DAN DI JEMPUT SERTA DI SALAMI ORANG YANG LEBIH BAIK DARINYA, banyak perempuan menunggang kuda”.

Setelah memberi wejangan yang panjang lebar. Orang itu, Imam Barnab bin Baztamla menghilang. Kami (Sahabat Nadlah dan Rombongan) tidak pernah melihatnya setelah kejadian itu.

 

——-

Segera setelah itu Sahabat Nadlah mengirim surat ke sahabat Sa’d bin Abi Waqqosh dan di teruskan ke Khalifah Umar bin Khatthab. Setelah sang Khalifah menerima surat itu, segera beliau mengutus sahabat Sa’d bin Abi Waqqosh membawa empat ribu bala tentara dari sahabat Muhaajirin dan Anshar untuk menuju gunung tersebut. Setelah sampai di sana, selama empat puluh hari rombongan itu melakukan Adzan, berharab Pengikut Nabi Isa, Imam Barnab bin Baztamla muncul. Namun beliau tidak pernah muncul…..

 

——

MUKHTASOR TADZKIROTUL QURTHUBI Hal: 142-143

Syaikh Abdul Wahhab As Sya’roniy AsSyafi’I AsSyadziliy AsShufi. 898 H. s/d 973 H.

CET: Dar el Ihyaa el Kutub el ‘arabiyyah Indonesia

Abahe Azmi, Wisma Permai Pule-Pelem

Dengan Sedikit penyesuaian dan penambahan Bahasa

3 thoughts on “Utusan Nabi Isa As Untuk Umat Nabi Muhammad Saw.

    Santri alfattah

    (July 26, 2013 - 23:42)

    Hampir semuanya sudah terjadi. laa khaula walaa quwwata illa billah

    Apabila Perempuan saling mencintai satu sama lainnya (Lesbi),

    KETIKA SEBUAH BANGSA BERBUDAYA SEPERTI BUDAYA BANGSA LAIN,

    KETIKA ANAK BANGSA BERBUDAYA SEPERTI BUDAYA BANGSA LAIN,

    YANG TUA TIDAK MENYAYANGI YANG MUDA,

    YANG MUDA TIDAK MENGHORMATI YANG TUA,

    kebaikan di tinggalkan dan tidak ada yang menyerunya,

    kemunkaran di biarkan dan tidak ada yang melarangnya,

    ORANG PINTAR MEREKA BELAJAR ILMU UNTUK MENCARI DINAR DAN DIRHAM,

    air hujan terasa panas,

    ANAK BERANI KE ORANG TUA,

    manusia saling berlomba mendirikan menara,

    manusia menghiasi Mushaf Al Qur’an dengan perak,

    manusia berlomba menguatkan bangunan, manusia mengikuti Syahwat mereka,

    MENJUAL AGAMA UNTUK DUNIA,

    menganggap ringan pertumpahan darah,

    MUDAH MEMUTUS TALI SILATURRAHIM, HUKUM DI PERJUAL-BELIKAN,

    banyak harta riba yang dimakan,

    KEMULYAAN SESEORANG BERDASAR PADA BANYAKNYA HARTA,

    SEORANG LELAKI KELUAR DARI RUMAHNYA DAN DI JEMPUT SERTA DI SALAMI ORANG YANG LEBIH BAIK DARINYA,

    banyak perempuan menunggang kuda”

    zulfa

    (July 29, 2013 - 17:45)

    Bahkan peringatan tentang tanda-tanda hari akhir itu telah datang pada masa Khalifah Umar bin Khatab. Masa yang sangat jauuh dari saat ini.,
    Lihat saja masjidil haram pun sudah kalah dengan bangunan-bangunan menjulang tinggi.
    Jika kita tidak segera berbenah diri, bagaimana kita akan menyelematkan diri nanti?
    10 malam terakhir di Ramadhan, yuuk berlari sekuat tenaga menuju Allah agar Ampunan dan RahmatNYA hadir untuk kita semua…

    Ya Allah…Nasaluka Ridhoka Wal Jannata Wa naudzubika min sakhotika wan naar

    Santri alfattah

    (July 30, 2013 - 00:34)

    amin amin amin…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *