Tujuan Terutusnya Baginda Nabi Saw.

Ketahuilah, semoga Allah merahmatimu: Sungguh, tujuan terutusnya Rasul ‘alaisShalaatu wasSalaam adalah MENEGAKKAN PERILAKU MASYARAKAT di kehidupan sekarang dan akan datang/akhirat. Perilaku masyarakat tidak akan lurus kecuali dengan kesempurnaan mengendalikan kekuatan pemikiran mereka, kekuatan menahan Nafsu mereka dan kekuatan menahan kemarahan mereka. Oleh karenanya,
– Seperempat (bahasan Fiqh Madzhab Syafiiyyah) yang berupa hal-hal ibadah (Ubudiyyah) di peruntukkan bagi penyempurna menahan pemikiran.
– Seperempat (bahasan Fiqh Madzhab Syafiiyyah) yang berupa Metode Transaksi (Mua’malah) di peruntukkan bagi penyempurna menahan Syahwat bathiniyyah.
– Seperempat (bahasan Fiqh Madzhab Syafiiyyah) yang berupa Pernikahan di peruntukkan bagi penyempurna menahan Syahwat Bathiniyyah.
– Seperempat (bahasan Fiqh Madzhab Syafiiyyah) yang berupa Hukum Pidana (Jinayah) di peruntukkan bagi penyempurna menahan kemarahan.
– Dan mengakhirinya dengan hukum memerdekakan budak belian, dengan harapan bisa merdeka/terbebas dari api Neraka (1)

(1) إعانة الطالبين – (ج 1 / ص 29)
واعلم، رحمك الله تعالى، أن الغرض من بعثة الرسول عليه الصلاة والسلام انتظام أحوال الخلق في المعاش والمعاد، ولا تنتظم أحوالهم إلا بكمال قواهم الادراكية وقواهم الشهوانية وقواهم الغضبية. فوضعوا لكمال قواهم الادراكية ربع العبادات، ولقواهم الشهوانية البطنية ربع المعاملات، ولقواهم الشهوانية الفرجية ربع النكاح، ولقواهم الشهوانية الغضبية ربع الجنايات، وختموها بالعتق رجاء العتق من النار. وقدموا ربع العبادات لشرفها بتعلقها بالخالق، ثم المعلامات لانها أكثر وقوعا.

——
Wallahu a’lam
Admin Web/FB alfattahpule.com
Di kutip dari kitab I’anatutthaalibin. Dengan sedikit penyesuaian bahasa.
Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *