Toko wanita

Toko wanita
Oleh: Chusnul Chotimah (Ponorogo)

Ada seorang laki-laki yang masuk kedalam sebuah toko wanita, disitu tersedia bermacam macam wanita, menurut tingkatnya masing-masing.

Ditingkat pertama/lantai paling bawah menyediakan wanita dengan kriteria: miskin, nggak cantik, hitam, dan gak manis juga,…tapi santri.

Lelaki itu berniat untuk membelinya, “Kecantikan itu nggak akan abadi nggak papa lah yang penting Santri” pikirnya.

Lalu, ia pergi ke penjaga toko. Ternyata, di saat ia mau membayar, penjaga toko menawarkan wanita yang berada di lantai 2, sehingga ia tidak jadi beli dan Naiklah ke lantai 2.

Dilantai 2, ia menemukan wanita cantik santri tapi ia miskin, “Hallaaah harta bukan segalanya! Aku bisa bekerja keras mencari uang dengannya nanti” batinnya lagi. Namun, setelah berangan-angan laki-laki itu memilih untuk naik ke lantai selanjutnya, yakni lantai 3.

Disitu, ia menemukan wanita cuantik…tik, kaya raya, santri, sopan, siplah pokoknya. Melihatnya, laki-laki itu membatin juga, “Bagaimana dengan wanita yang ada di lantai paling atas ya…? Pasti ada wanita yang lebih istimewa, hmm pasti ada bidadari di sana!”.

Laki-laki itu penasaran dan naik ke lantai 4.

Dan ternyata….. Di situ ia tidak menemukan apa-apa hanya tulisan besar, “Maaf karena anda sudah sampai Disini anda tidak dapat membeli wanita yang ada di lantai bawah”.

Laki-laki itu sedih sesedih-sedihnya. Ia sangat menyesal karena ia pulang tanpa bisa menggandeng 1 wanita pun.

2 hal yang perlu direnungi dari cerita singkat ini:

– Di Dunia ini tidak ada wanita sempurna! Yang ada adalah wanita istimewa. Hey….!! Kalau kang-kang pingin cari mbak-mbak yang sempurna siap-siap Jadi Joko Tuwo ae hahaha. Just kidding.

– Jadilah wanita yang tak ternilai harganya! Ibarat mutiara hanya dapat dibeli oleh orang kaya raya dan banyak uang. Lalu… Siapa lagi yang dapat memiliki wanita shalehah kalau bukan laki-laki yang saleh juga heeee….

اللهم اصلح لنا شاءننا كله… امين

Wallahu A’lam bis-Shawaab.
Semoga bermanfaat
Admin web/fb AlFattah Pule.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.