Setan Masuk Rumah Sakit Jiwa

Meminjam Istilah Teronggosong: “Ketawa dalam Serius”

———

 

Kiriman Dari Akhina AlKiraam: Avis Sena El Nashr

Penterjemah Dengan sedikit penambahan dan penyesuaian bahasa: Admin Fb/web Al Fattah Pule

 

*****

 

Alkisah, ada seorang wanita “menantang” setan: “Apakah engkau melihat lelaki penjahit itu? Mampukah kau membuatnya menceraikan istrinya?”. Dengan angkuh, si setan menimpali sambil lalu: “Bisa… Bisa…. Keciilll itu!!”.

 

Langsung saja setan berangkat melaksanakan tugas “mulia” itu. Namun, apa yang terjadi? Setelah berbagai trik godaan ia lakukan. Hasilnya nihil. Karena cinta yang begitu besar bersarang di lubuk penjahit pada istrinya. Dengan langkah gontai setan, sang master perayu kembali dan menemui wanita itu. Melaporkan kegagalan tugasnya!!

 

Dengan senyum kemenangan. Wanita itu menggoda setan, “Lihat! Perhatikan baik-baik! Apa yang akan terjadi setelah ini!!”

 

Kemudian sang wanita meninggalkan setan yang melongo, menuju kios penjahit. Setelah menyapa ia berkata: “Apakah kau menjual potongan jubah yang indah? Kalau ada satu saja. Anakku ingin memberikan pada kekasih gelapnya”. Tanpa pikir panjang sang penjahit meng-iyakan dan mengambilkan ples memberikan diskon besar. Itung-itung “pelaris” J.

 

Setelah mendapat jubah yang cantik. Wanita itu bergegas menuju rumah sang penjahit. Ia mengetuk pintu, selang beberapa menit. Muncullah wanita cantik istri penjahit. Dan berkata: “Bolehkah aku menumpang sholat disini?”. “Silahkan” jawab istri penjahit tanpa ada prasangka sama sekali.

 

Habis Sholat. Wanita itu pamit. Sesuai rencana, ia menjatuhkan jubah indah itu di belakang pintu tanpa terlihat istri penjahit. Dan ia keluar!!

 

Waktu menjelang sore. Si penjahit menutup kios dan pulang kerumahnya. Sampai di rumah ia disambut dengan senyuman oleh istrinya. Di tengah percakapan yang mengasikkan. Tiba-tiba matanya tertumbuk pada seonggok kain yang berada di belakang pintu. Iya, itulah jubah cantik yang di beli wanita tua tadi!!!. Langsung saja. Matanya menyala. Ia menghardik, menuduh istrinya. Menceritakan percakapannya dengan wanita tua di kios. Detik selanjutnya. Bisa di tebak!. Ia men-talak Istrinya!!!

 

Di kejauhan sana, terlihat dua sosok. Setan dan wanita tua itu. Setan termangu. Dan berkata lirih: “Hmmm… Jadi gini ya? Aku jadi tahu tipu daya wanita”.

 

Dengan senyum kemenangan wanita tua itu menimpali: “lihat dan perhatikan…. Akan aku lihat bagaimana reaksimu. Jika aku bisa mengembalikan wanita itu ke pangkuan suaminya. Seketika!”.

 

“Bagaimana bisa???!!!” jawab setan tergagap.

 

Tanpa memperhatikan setan. Wanita tua itu meninggalkannya. Di hari berikutnya. Ia menuju kios si penjahit. Dan menuturkan, bahwa dirinya ingin membeli Jubah cantik yang sama persis seperti yang kemarin ia beli. Karena ketinggalan di rumah seorang perempuan yang ia singgahi untuk melakukan sholat. Dan ia merasa malu untuk kembali mengambilnya!!

 

Seketika, si penjahit teringat istrinya. Setelah wanita tua itu pergi. Ia langsung berlari menuju rumah. Meminta maaf pada istri dan merujuknya!!

 

Melihat itu. Setan pingsan.

Ia sekarang berada di rumah sakit jiwa No 13. (1)

 

*******

 

Oleh karenanya Sayyidina Ali berkata:

 

عقول النساء في جمالهن ، وجمال الرجال في عقولهم

“Akal wanita pada keindahannya (kecantikannya). Dan keindahan (ketampanan) lelaki pada akal mereka”. (2)

——-

Wallahu a’lam

Tanpa ada niatan untuk mendiskriminasikan wanita (karena admin sangat menghormati wanita, terkhusus ibu admin) cerita fiktif ini di tampilkan.

Semoga bermanfaat

(1) قالت المرأه للشيطان: أترى ذلك الرجل الذي يعمل خياطآ ؟؟؟
أتستطيع أن توسوس له حتى يطلق زوجته ؟؟؟
قال الشيطان : نعم و هو أمر بسيط…
فذهب إليه الشيطان و أخذ يوسوس له من شتى الإتجاهات و لكن الخياط كان يحب زوجته كثيرآ فلم يأبه و لم يفكر حتى بالأمر…
فعاد الشيطان و إعترف بالهزيمه…
فقالت المرأه: راقب الآن ما سيحدث !!!
ذهبت المرأة إلى الخياط و قالت له: أريد قطعه جميله من القماش ليهديها إبني إلى عشيقته المتزوجه…
فأعطاها الخياط القماش…
ثم ذهبت إلى بيت الخياط و دقت الباب ففتحت زوجة الخياط فقالت لها المرأه: أريد أن أدخل عندكى لأقوم بالصلاه…
فقالت لها زوجة الخياط: تفضلى…
و بعد أن صلت المرأه قامت بوضع قطعة القماش خلف الباب دون أن تلاحظها زوجة الخياط و خرجت !!!
و عندما عاد الخياط إلى البيت شاهد قطعة القماش فتذكرها على الفور و تذكر قصة المرأه عن عشيقة إبنها (فقام بطلاق زوجته فورآ )…
فقال الشيطان: أعترف الآن بكيد النساء !!!
فقالت المرأه: إنتظر… ما بالك لو أعدتها إلى ذمته فورآ !!!
قال الشيطان: كيف ؟!!!
عادت المرأه فى اليوم التالى إلى الخياط و قالت له: إنها تريد قطعة قماش شبيهه باللتى أخذتها بالأمس…
لأنها ذهبت للصلاه عند إمرأه مسكينه و قد نسيتها عندها و خجلت من العوده إليها !!!
وعندها قام الخياط على الفور بإرجاع زوجته…
أحب أطمنكوا إن الشيطان دلوقتى فى عنبر 13 مستشفى المجانين

(2) و التاريخ يشهد بأن نسبة قدرة الرجال في الامور العقلية أعلى من النساء بل لا يوجد قياس بينهما ، و لذا ورد عن الامام علي (ع) : (( عقول النساء في جمالهنّ و جمال الرجال في عقولهم ))(البحار 1 : 82 رواية 1 . معاني الاخبار :234).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.