Sepenggal Kisah Sahabat Ibnu Abbas RA.

Keutamaan Ahli Ilmu

——-

 

Alkisah, Raja Hiraklu, Kaisar Romawi yang terkenal cerdas dan mengetahui perkembangan agama, budaya dan ilmu pengetahuan di wilayah sekitarnya. Ingin menguji kedalaman pemahaman pemimpin Arab yang konon beragama Islam dan ingin menguasai seantero dunia, Khalifah Muawiyyah bin Abi Sufyan. Sang Kaisar, mengumpulkan seluruh cendekia di negaranya dan menyuruh merumuskan sebuah pertanyaan yang cerdas dan mengena! Atau lebih tepatnya teka-teki!. Setelah jadi. Dikirimkanlah surat itu kepada “Raja” Muslim.

 

Selang beberapa waktu, surat itu sampai di Istana Khalifah Mu’awiyyah. Gemparlah seisi Istana. Salah seorang Wazir/menteri mengusulkan agar berhati-hati menanggapi soal tersebut. Lebih baik di serahkan kepada orang yang benar-benar alim. Seperti halnya Sahabat Ibnu Abbas. Mendengar itu, Sang Khalifah setuju. Dan memutuskan untuk mengirim Soal “Ujian” Kaisar Romawi kepada Sahabat Ibnu Abbas RA.

 

Setelah surat itu Sampai di tangan Imam Ibnu Abbas. Beliau membuka. Memahami sejenak dan  menuliskan jawaban. Lalu memberikannya kepada utusan Khalifah. Dengan wajah berseri, utusan itu langsung menghadap Khalifah. Mengetahui utusannya telah datang. Khalifah muawiyyah meminta surat itu. Membaca dan memerintahkan agar secepatnya di kirim ke Kaisar Romawi.

 

Waktu surat tersebut sampai di tangan Kaisar Romawi. Ia berdecak kagum dan mengakui keunggulan dan kehebatan Islam.

 

*****

 

Agar lebih mudah memahami. Akan kami jadikan isi pertanyaan dan jawaban tersebut seperti halnya Tanya jawab. Sebagai berikut:

 

1. Pertanyaan: Apakah asal dari sesuatu. Dan apakah sesuatu yang bukan sesuatu?

Jawaban: Asal dari sesuatu adalah Air. Allah Ta’ala berfirman, “Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. (Al-Anbiyaa’: 30).

Sedangkan sesuatu yang bukan sesuatu adalah Dunia. Karena dunia ada. Namun, pasti hancur.

 

2. Pertanyaan: Agama Apakah, yang Allah tidak menerima selain agama tersebut?

Jawaban: “Laa Ilaa Ha Illallah” (Islam)

 

3. Pertanyaan: Apakah kunci pembuka sholat?

Jawaban: Melafadzkan Allahu Akbar

 

4. Pertanyaan: Apakah tanaman syurga?

Jawaban: Tanaman surga yaitu Laa Haula Walaa Quwwata Illa Billahil ‘Aliyyil ‘Adziim

 

5. Pertanyaan: Tentang cara sholatnya sesuatu (selain manusia) yang menjadi ciptaan Allah?

Jawaban: Sholatnya sesuatu yang menjadi ciptaan Allah adalah Subhanallah Wabihamdihi

 

6. Pertanyaan: Apakah empat ruh yang tidak bergerak di dalam sumsum laki-laki dan rahim kaum wanita?

Jawaban: Empat makhluk yang memilik ruh. Namun tidak bergerak di dalam sumsum laki-laki dan rahim perempuan adalah Nabi Adam, Dewi Hawa, Onta Nabi Shaleh Dan  Domba Nabi Ismail

7. Pertanyaan: Siapakah laki-laki yang tak punya ayah? Dan lelaki yang tidak memiliki (Ayah dan) Ibu?

Jawaban: Laki-laki yag tidak berayah adalah Nabi Isa AS. Dan laki-laki yang tidak (berayah dan) beribu adalah Nabi Adam AS.

 

8. Pertanyaan: kuburan apakah yang bisa membawa penghuninya dan apakah Qousu Qozah (pelangi)?

Jawaban: Kuburan yang membawa penghuninya adalah ikan hiu yang ada pada zaman nabi Yunus AS. (dan yang menelannya). Sedangkan pelangi adalah Tanda Aman Allah dari bencana tenggelam.

9. Pertanyaan: Tanah apakah di permukaan bumi yang hanya mendapatkan pancaran sinar matahari satu kali saja yang Sebelum dan sesudahnya tidak pernah terlihat?

Jawaban: Tanah yang hanya mendapat sekali pancaran dari sinar matahari adalah dasar laut yang terbelah untuk berjalannya kaum Bani Israil.

 

10. Pertanyaan: Apakah sesuatu yang hanya bergerak satu kali. Yang sebelum dan sesudahnya tidak pernah sama sekali bergerak?

Jawaban: Sesuatu yang hanya bergerak satu kali adalah Bukit/gunung TurSina. Tatkala Bani Israil menolak kitab Taurat. Denga KuasaNya Allah menjadikan bukit tersebut bisa terbang dengan dua sayap, menempuh jarak empat mil menuju baitul Maqdis. Baru setelah bukit itu berada diatas bani Israil. Mereka dengan terpaksa, mengakui kebenaran Taurat. Sebagaiman Firman Allah Ta’ala: “Dan (ingatlah), ketika Kami mengangkat bukit ke atas mereka seakan-akan bukit naungan awan dan mereka yakin bahwa bukit itu akan jatuh menimpa mereka.” (al-A’raf: 171).

11. Pertanyaan: Pohon apakah yang tumbuh tanpa bantuan air. Dan sesuatu apakah yang bisa bernafas tanpa memiliki ruh?

Jawaban: Pohon yang tumbuh tanpa air adalah pohon yaqtien yang oleh Allah di tumbuhkan atas Nabi Yunus AS. Sedangkan Sesuatu yanag bernafas tanpa memilik ruh adalah subuh, Allah berfirman, “Dan demi subuh apabila telah bernafas” (at-takwir: 18)

 

12. Pertanyaan: Apakah yang di kehendaki dengan hari ini, kemarin, esok dan esok lusa?

Jawaban: Hari ini adalah Amal. Kemari adalah perumpamaan (andaisaja). Esok adalah batas waktu. Sedangkan esok lusa adalah Harapan.

 

13. Pertanyaan: Apakah kilat, petir (bledhek:Jawa) dan suaranya?

Jawaban: Kilat adalah Hal luar biasa yang timbul dari malaikat yang memukul awan. Petir adalah nama malaikat yang bertugas menggirin awan. Sedangkan Suara petir adalah halauan (bentakan) malaikat pada awan

 

14. Pertanyaan: penghapusan apa yang ada di bulan?

Jawaban: Penghapusan yang terdapat di bulan adalah firman Allah “dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda dan lalu kami menghapuskan tanda malam dan kami jadikan tanda siang terang” (al-isra’: 12). Andai saja tidak ada penghapusan itu. Maka, kita tidak mengetahui siang dan malam. (1)

 

(1) المستطرف في كل فن مستظرف – (ج 1 / ص 47)

وحكى أن هرقل ملك الروم كتب إلى معاوية بن أبي سفيان رضي الله عنه يسأله عن الشيء ولا شيء، وعن دين لا يقبل الله غيره، وعن مفتاح الصلاة، وعن غرس الجنة، وعن صلاة كل شيء، وعن أربعة فيهم الروح، ولم يركضوا في أصلاب الرجال وأرحام النساء، وعن رجل لا أب له، وعن رجل لا أم له، وعن قبر جرى بصاحبه، وعن قوس قزح ما هو، وعن بقعة طلعت عليها الشمس مرة واحدة ولم تطلع عليها قبلها ولا بعدها، وعن ظاعن ظعن مرة واحدة، ولم يظعن قبلها ولا بعدها، وعن شجرة نبتت من غير ماء، وعن شيء تنفس ولا روح له، وعن اليوم وأمس وغد وبعد غد، وعن البرق والرعد وصوته، وعن المحو الذي في القمر. فقيل لمعاوية لست هناك ومتى أخطأت في شيء من ذلك سقطت من عينه، فاكتب إلى ابن عباس يخبرك عن هذه المسائل. فكتب إلبه، فأجابه، أما الشيء فالماء، قال الله تعالى: ” وجعلنا من الماء كل شيء حي ” الأنبياء: 35،. وأما لاشيء فإنها الدنيا تبيد وتفنى، وأما دين لا يقبل الله غيره، فلا إله إلا الله، وأما مفتاح الصلاة، فالله أكبر، وأما غرس الجنة، فلا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم، وأما صلاة كل شيء، فسبحان الله وبحمده، وأما الأربعة الذين فيهم الروح، ولم يركضوا في أصلاب الرجال وأرحام النساء، فآدم وحواء وناقة صالح وكبش إسماعيل، وأما الرجل الذي لا أب له فالمسيح، وأما الرجل الذي لا أم له، فآدم عليه السلام، وأما القبر الذي جرى بصاحبه، فحوت يونس عليه السلام سار به في البحر. وأما قوس قزح فأمان من الله لعباده من الغرق، وأما البقعة التي طلعت عليها الشمس مرة واحدة، فبطن البحر حين انفلق لبني إسرائيل، وأما الظاعن الذي ظعن مرة ولم يظعن قبلها ولا بعدها، فجبل طور سيناء كان بينه وبين الأرض المقدسة أربع ليال، فلما عصت بنو سرائيل أطاره الله تعالى بجناحين، فنادى مناد إن قبلتم التوراة كشفته عنكم ولا ألقيته عليكم، فأخذوا التوراة معذرين، فرده الله تعالى إلى موضعه، فذلك قوله تعالى: ” وإذ نتقنا الجبل فوقهم كأنه ظلة ظنوا أنه واقع بهم ” الأعراف: 171،. وأما الشجرة التي تنبت من غير ماء، فشجرة اليقطين التي أنبتها الله تعالى على يونس عليه السلام، وأما الشيء الذي يتنفس بلا روح، فالصبح. قال الله تعالى: ” والصبح إذا تنفس ” التكوير: 18،. وأما اليوم، فعمل، وأمس فمثل، وغد فأجل، وبعد غد فأمل. وأما البرق فمخاريق بأيدي الملائكة تضرب بها السحاب، وأما الرعد، فاسم الملك الذي يسوق السحاب وصوته زجره، وأما المحو الذي في القمر، فقول الله تعالى: ” وجعلنا الليل والنهار آيتين فمحونا آية الليل وجعلنا أية النهار مبصرة ” الإسراء: 12،. ولولا ذلك المحو لم يعرف الليل من النهار، ولا النهار من الليل.

 

——

Wallahu a’lam

Di kutip Dari Kitab Mustathraf Vol: 1 Hal: 47 Maktabah Syamilah dengan banyak penambahan dan penyesuaian bahasa oleh Admin Web/Fb alfattahpule.com

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *