Selayang Pandang

Pondok Pesantren al-Fattah berlokasi di Dusun Pule Kelurahan Tanjunganom Kecamatan Tanjungaom Nganjuk, yang didirikan pada tahun 1979 oleh KH. M. Nachrowi Zaenal Ali Musthofa, seorang alim dari Desa Pule Kecamatan Tanjunganom, Sepeninggal Beliau, kemudian Pondok Pesantren al-Fattah dikembangkan oleh kedua adiknya yaitu KH. Imam Daroini dan K. Muchtar Luthfi. Serta menantunya KH. Syamsuddin al-Aly. Hingga saat ini perkembangan Pondok Pesantren al-Fattah telah berkembang dengan pesat baik sarana dan prasarananya, sehingga dapat menunjang pendidikan para santri.

Pondok Pesantren al-Fattah adalah pondok yang berorientasi pada pendidikan keagamaan, sosial kemasyarakatan, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai Salafy sebagai pondasinya. Sehingga di harapkan dimasa mendatang para santri dapat melestarikan perjuangan para Alim Ulama’ dalam mengembangkan Syiar Islam dalam berbagai kondisi dan situasi.

Visi:

Beriman, bertaqwa, berakhlaqul karimah dan berdisiplin.

Misi:

Mencetak muslim yang intelektual yang beriman, bertaqwa serta berakhlaqul karimah serta mampu menciptakan kader-kader ulama yang mampu mentransformasikan ilmu agama dalam berbagai kondisi dan situasi.

Unit Pendidikan
  1. Madrasah salafiyyah al-Fattah
  2. Tahfidzil Qur’an
  3. Tartilil Qur’an
  4. Pengajian Kitab-Kitab Salaf
  5. Bathsul Masa-a’il
  6. Taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ)
Pondok cabang

Pondok Pesantren al-Fattah Jadid Kaloran Ngronggot.

Sarana dan Fasilitas

Masjid, asrama santri dengan jumlah 25 kamar, gedung sekolah yang memadai yang berjumlah 36 ruang, Perpustakaan, Gedung Aula, Mini Market, Dapur Umum, Sanitasi dan MCK.

Extrakurikuler

Untuk menunjang tercapainya tujuan pendidikan, pondok pesantren al-Fattah mengadakan kegiatan extrakurikuler, guna mengembangkan bakat dan kreatifitas serta wawasan santri dibidang keilmuan dan ketrampilan. Agar lulusan pondok pesantren al-fattah tidak hanya ahli dibidang agama, namun juga menguasai berbagai bidang keilmuan dan ketrampilan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi: pendidikan berjam’iyyah/ berorganisasi, bahtsul masa’il, kursus seni baca al-Qur’an, seni bela diri, dll.