Rela Dengan Ketetapan Allah Ta’ala

Mengutip sebait kalimat dari admin “Termasuk Akhlaq SalafusSaalih Radliyallahu ‘anhum; Menerima lapang dada perintah Allah Ta’ala dan Rela dengan kepastian Allah Ta’ala (Qodlo’)”

Hari itu langkah saya terbawa pada kerinduan untuk ziarah ke makam Sunan Ampel, duduk di pojok makam mencari tempat yang tidak terjangkau banyak pandangan karena saya sendirian. Selesai membaca Tahlil dan berdoa, pastinya bukan mohon kepada mbah Sunan ya brow !! Awas kalo ada yang bilang aku nyembah kuburan, kuburiyun dst !! WASILAH, Iya. Lalu saya berpindah ke masjid.

Bertemu dengan seorang sahabat yang mungkin keberadaannya disitu memberi pelajaran kepada saya juga. Dia bercerita bahwa minggu depan dia harus menjalani operasi dan salah satu saluran indung telurnya (tuba falopii) harus diangkat. Dengan menahan air mata dia berkata “ Apapun yang terjadi nanti, maka Allah telah menggariskan itu yang terbaik untuk ku kawan. Hari ini dokter menyatakan ini itu, banyak hal yang tidak beres dengan organ reproduksiku, aku yakin ini cara Allah menyayangiku LEBIH dan LEBIH dari orang lain yang tidak di “sayang” sepertiku. Alhamdulillah aku disayang. Insyaallah satu saat nanti akan terlahir hamba-hamba Allah yang luar biasa dari rahim dengan segala vonis dokter ini..Insyaallah..Insyaallah”, suaranya bergetar.

Aku berwasilah kepada Beliau Seorang Kekasih Allah, yang terbaring disana (tangannya menunjuk arah pusara Kanjeng Sunan Ampel). Dokter boleh bilang apa saja, tapi Allah bisa berkehendak lain” tuturnya.

Saya merinding mendengarnya, dalam kepasrahan dengan kondisi sakitnya dia masih mengucap syukur dan menancapkan dalam-dalam dihatinya keyakinan akan kuasa Allah.

Dan benar, setelah keluar dari meja operasi seorang perawat berbisik kepadanya bahwa saluran indung telurnya tidak dipotong. Lalu esok harinya dokter memeriksa luka operasinya dan menjelaskan kenapa tindakan pemotongan itu tidak dilakukan.

“Bagaimana Allah akan memberimu keturunan, jika saya potong perangkatmu (red:saluran indung telur). Ini masih bisa diselamatkan”, jelasnya.

Allahu Akbar..Alhamdulillah..Alhamdulillah betapa kalimat itu tidak lepas terucap dari bibirnya karena hari itu Allah menunjukkan sifat keMaha-anNya kepada hambaNya yang berserah diri dengan segenap keyakinan.

~Auliya Kareem~

1 thought on “Rela Dengan Ketetapan Allah Ta’ala

    Lasykar

    (July 19, 2014 - 02:00)

    Alhamdulillaahhh……. Alhamdulillaaahhh…. Alhamdulillaahh….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *