Pembagian Hadits

Hadist Shohih:

Hadist yang muttasil (bersambung) sanadnya (jalur periwayatan), tidak bertentangan dengan hadist yang diriwayatkan mayoritas ahli hadist (Syadz), selamat dari cacat (‘Illat).) melalui perawi yang terpercaya (‘Adil) dan mempunyai tingkat akurasi hapalan/ tulisan yang tinggi (dlobith).

Hadist Hasan:           

Hadist yang muttasil sanadnya (jalur periwayatan), dan periwayat diketahui/masyhur namun dibawah derajat shohih, yakni tinjauan masyhur periwayat hadist hasandengan melihat  sifat ‘adil selamat dari sifat syadz, ‘Illat dan dlobith Hanya saja perawinya mempunyai tingkat akurasi hapalan/ tulisan sebawah perawi hadistShohih.

Hadist Dlo’if:

Hadist yang tidak memenuhi kriteria hadist hasan, dengan gambaran tidak terkumpul semua sarat hadist hasan apalagi hadist shohih.

 

Penting!!

Asal pembagian hadist Cuma tiga (Shohih, Hasan dan Dlo’if) sedangkan pembagian yang lainnya masuk dalam pembagian tiga hadist ini. (Lihat: Muqoddimah Ushulul Hadist Juz I hal 58).

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *