Membina Rumah Tangga Sakinah Bag. 8

KAJIAN HARI SELASA

MENUJU RUMAH TANGGA SAKINAH

 

UQUDULLIJEIN

(Untaian Kalung Perak)

KARYA: SYAIKH NAWAWI AL BANTANI AL JAWI

Penterjemah: Ngir Nini Aknah. Mlorah Rejoso Nganjuk Jawa Timur. Siswi Kelas IIITsanawiyyah Madrasah Salafiyyah Al Fattah Pule

 

Bagian 8…

Menjelaskan Kewajiban Suami terhadap Istrinya dalam membina mahligai rumah tangga.

 

Perlu diketahui bahwa seorang suami hendaknya memerintahkan hal-hal seperti berikut kepada sang istri :

  1. Memberi nasihat, menyuruh dan mengingatkan untuk berbuat baik serta menyenangkan hati istri. Dalam sebuah hadits disebutkan :

رحم الله رجلا قال يا أهلاه صلاتكم صيامكم زكاتكم مسكينكم يتيمكم جيرانكم لعل الله يجمعكم معهم في الجنة.

 

“Allah mengasihi seseorang yang berkata: “Wahai keluargaku jagalah shalatmu, puasamu,zakatmu,orang-orang miskinmu, anak yatimmu dan tetanggamu. Semoga Allah mengum,pulkan kamu dengan mereka di surga.”

  1. Memberi nafkah istri sesuai dengan usaha dan kemampuan.
  2. Selalu bersabar dan tidak mudah marah apabila istri berkata dan berbuat sesuatu yang menyakitkan.
  3. Bersikap lemah lembut dan berbuat baik terhadap istri karena pada umumnya mereka (para istri) kurang sempurna akal dan agamanya. Dalam suatu hadits dijelaskan:

 

لولا أن الله ستر المرأة بالحياء لكانت لاتساوى كفا من تراب.

 

“Seandainya Allah tidak menutupi wanita dengan sifat malu, niscaya ia tidak dapat menyamai harga segenggam tanah.”

 

  1. Menuntun istrinya kepada jalan kebaikan.

Dalam kitab ‘Umdat ar-Rabih, ar-Ramli berkata: “Suami tidak diperbolehkan memukul istrinya kerena meninggalkan shalat, akan tetapi ia cukup memerintahkannya. Hal senada dikatakan juga oleh ‘Atiyyah.”

 

  1. Mengajari urusan agama yang terdiri dari :

a.  Hukum-hukum bersuci seperti mandi dari haid dan janabah, wudhu dan tayamum.

b.  Segala sesuatu yang berhubungan dengan hukum haid. Yang perlu diperhatikan dalam mengajari wanita tentang haid adalah menerangkan tentang salat-salat yang harus di-qadha. Jika darahnya telah terhenti menjelang maghrib (dalam kurun waktu dapat melaksanakan salat satu rakaat), maka ia wajib mengqadha salat zuhur dan ashar. Jika darahnya telah terhenti menjelang subuh dalam kurun waktu dapat melaksanakan salat satu rakaat maka ia wajib mengqadla salat maqhrib dan isya. Inilah hal-hal yang minimal harus diperhatikan oleh seorang istri. Hal ini disebutkan dalam Ihya’ Ulum ad-Din juz II, h. 61.

c. Ibadah wajib dan sunnah yang terdiri dari zakat, puasa dan haji. Jika suami dapat mengajar istrinya, maka istri tidak boleh keluar rumah untuk bertanya kepada ulama. Jika suami tidak dapat mengajar istrinya karena ketidaktahuan yang disebabkan sedikitnya ilmu yang dimiliki, maka sebagai gantinya dialah yang harus bertanya kepada ulama, lalu menerangkan jawaban orang yang memberi fatwa itu kepeda istrinya, dan istrinya tidak boleh keluar rumah. Jika suami tidak sanggup bertanya kepada ulama maka istri boleh keluar untuk bertanya bahkan hukumnya wajib, dan suami berdosa jika melarangnya. Jika istri telah mengetahui tentang kewajiban-kewajibannya maka ia tidak boleh keluar mendatangi majlis ta’lim kecuali dengan izin dan ridha dari suaminya. Allah berfirman dalam surat at-Tahrim :

 

يا أيها الذين آمنو قوا أنفسكم وأهليكم نارا

“Hai orang-orang yang beriman periharalah diri dan keluargamu dari api neraka. “(QS. at-Tahrim : 6).

 

Maksudnya, orang-orang telah menyatakan beriman wajib memelihara diri dan keluarganya, yaitu istri, anak-anak dan siapa saja yang dikategorikan keluarga agar tidak masuk neraka.

 

‘Abdullah bin Abbas Rasulullah Saw. memberikan penafsiran atas QS. At-Tahrim ayat 6 sebagai berikut : “Berilah pelajaran kepada keluargamu tentang syariat Allah dan didiklah mereka dengan akhlak yang sempurna.”

 

Ada suatu riwayat yang mengatakan :

 

إن أشد الناس عذابا يوم القيامة من جهل أهله.

 

“Orang yang paling berat siksanya pada hari kiamat adalah orang yang membiarkan keluarganya bodoh.”

 

Bersambung ke bagian 8… Insya Alloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *