Pencerah Jiwa bersujud

Published on July 1st, 2013 | by Administrator Al-Fattah

0

Kuda perang

Dikisahkan Dari Imam Abdullah bin Mubaarak

 

Suatu Waktu Imam Abdullah bin Mubaarak keluar ke medan perang. Ia melihat seorang lelaki yang susah karena kuda perangnya mati. Karena ingin menghilangkan kesusahan lelaki tersebut beliau, menawarkan untuk membeli kuda tersebut:

 

“Bolehkah kuda ini kubeli empat ratus dirham?”. Tanyanya.

 

Dengan berat hati sang lelaki tersebut meng-Iya-kannya.

 

Setelah siang berganti malam. Sang lelaki tersebut bermimpi kiamat telah datang. Dan ia melihat kuda perangnya berada di syurga, memimpin tujuh ratus ribu kuda perang lainnya. Karena terkejut dan senang Ia berusaha mengambil kuda kesayangannya tersebut. Tiba-tiba terdengar suara yang menggelegar:

 

“Pergi… Tinggalkanlah… Karena, kuda perang itu sekarang milik Ibn Al Mabaarak, walaupun kemarin milikmu”.

 

Setelah terbangun, Ia bergegas menemui Imam Ibn Mubaarak, dan meminta pembatalan jual beli kuda tersebut.

 

Karena penasaran, Imam Ibnu Mubaarak bertanya padanya:

 

“Kenapa?”.

 

Kemudian, ia menceritakan mimimpi semalam.

 

“Pergilah… karena apa yang kau lihat di mimpi, akupun telah mengetahuinya”.

 

_____

Tadzkirotul Qurthubi

Dengan Sedikit Penyesuaian bahasa

التذكرة للقرطبي – ج 1 / ص 564

 و حكى عن عبد الله بن المبارك : خرج إلى غزو فرأى رجلا حزينا قد مات فرسه فبقي محزونا فقال له : بعني إياه بأربعمائة درهم ففعل الرجل ذلك أي باعه له فرأى من ليلته في المنام كأن القيامة قد قامت و فرسه في الجنة و خلفه سبعمائة فرس فأراد أن يأخذه فنودي أن دعه فإنه لابن المبارك و قد كان لك بالأمس فلما أصبح جاء إليه و طلب الإقالة فقال له و لم ؟ قال : فقص عليه القصة فقال له : اذهب فما رأيته في المنام رأيناه في اليقظة ؟



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Back to Top ↑