Kisah 3 Orang Laki-Laki (Ujian Bagi Yang Mendapatkan Nikmat)

Oleh: Lailatul Fitriyyah (Masnauli, Sirandorung, SUMUT)

Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallama bersabda: “Dulu ada 3 orang laki-laki dari Bani Isroil, yaitu orang yang mempunyai kulit belang, buta matanya dan botak kepalanya. Maka Allah Ta’ala memulai menguji ke 3 laki-laki tersebut, dan Allah Ta’ala memperintahkan Malaikat mendatangi laki-laki yang kulitnya terkena penyakit belang.

Kemudian Malaikat bertanya: “Apa yang kamu sukai“.

Laki-laki tersebut menjawab: “Warna kulit yang bagus, karena sesungguhnya mereka jijik kepadaku”.

Malaikat berdoa kemudian mengusapnya, maka hilanglah penyakit laki-laki tersebut. Laki-laki tersebut di beri warna kulit yang bagus.
Kemudian Malaikat bertanya lagi: “Harta apa yang paling kamu sukai ?”.
Laki-laki tersebut menjawab: “Onta“. Laki-laki tersebut di beri unta yang hamil 10 bulan. Malaikat mendoakan, “Semoga Allah Ta’ala memberikan keberkahan untuk Ontamu”.

Kemudian Malaikat mendatangi laki-laki yang kepalanya tidak ditumbuhi rambut (botak). Malaikat bertanya: “Apa yang paling kamu sukai?”.

Laki-laki tersebut menjawab: “Rambut yang bagus. Karena sesungguhnya mereka jijik kepadaku”. Malaikat lalu mengusap kepala laki-laki tersebut dan hilanglah penyakit botaknya. Dan dia diberi rambut yang bagus.
Kemudian Malaikat bertanya lagi: “Harta apa yang paling kamu sukai?”.
Laki-laki tersebut menjawab, “Sapi“.
Malaikat lalu memberi 1 ekor sapi yang sedang hamil seraya berdo’a, “Semoga Allah Ta’ala memberi keberkahan untukmu”.

Kemudian Malaikat mendatangi laki-laki yang matanya buta dan bertanya, “Apa yang paling kamu sukai?”.
Laki-laki tersebut menjawab, “Semoga Allah Ta’ala mengembalikan penglihatanku, agar aku dapat melihat mereka semua”.
Lalu Malaikat pun mengusap mata laki-laki tersebut. Hingga Allah Ta’ala mengembalikan penglihatannya.
Malaikat bertanya lagi, “Harta apa yang paling kamu sukai”.
Laki-laki itu menjawab, “Kambing.”
Akhirnya diberilah seekor kambing yang hamil kepadanya sambil Malaikat mendoakannya.

Laki-laki yang pernah memiliki penyakit belang, kini mempunyai banyak Onta, begitu juga laki-laki yang dulunya botak mempunyai banyak sapi. Dan laki-laki yang dulu matanya buta kini mempunyai banyak kambing.

Hingga suatu hari Malaikat mendatangi kembali laki-laki yang dulunya pernah mengalami penyakit belang dalam bentuk dan keadaan yang sudah berbeda.
Malaikat berkata, “Aku laki-laki miskin, rizkiku hilang dalam perjalanan. Hingga aku tidak akan sampai kesini kecuali atas pertolongan Allah Ta’ala, maka dari itu aku meminta kepadamu atas nikmat Allah Ta’ala yang di berikan kepadamu berupa kulit bagus serta harta berupa Onta yang melimpah. Apakah kamu mau memberikan 1 ekor unta untuk perjalananku?”.
Laki-laki tersebut berkata: “Kebutuhanku masih banyak.”
Malaikat menjawab: ”Sesungguhnya aku tahu kamu adalah seorang yang mempunya kulit belang. Yang membuat manusia merasa jijik kepadamu, lalu Allah Ta’ala menghilangkannya darimu”.
Laki-laki tersebut berkata: ”Sesungguhnya harta kekayaanku ini adalah warisan dari orang tuaku dulu”.
Kemudian Malaikat berkata:”Semua yang kamu katakan itu adalah bohong. Dan Malaikat itu berdoa :”Semoga Allah Ta’ala mengembalikan keadaanmu seperti semula”.

Lalu, Malaikat itu mendatangi laki-laki yang dulu kepalanya botak.
Malaikat berkata: “Seperti yang dikatakan pada laki-laki belang tadi. Laki-laki yang pernah mempunyai kepala botak mengatakan sama seperti yang dikatakan si belang. Malaikatpun berkata: “Semua yang kamu katakan itu adalah bohong. Semoga Allah Ta’ala mengembalikan keadaanmu seperti semula”.

Dan kemudian Malaikat mendatangi laki-laki yang dulunya pernah buta matanya dalam bentuk dan keadaan yang sudah berbeda juga.
Malaikat berkata :”Aku laki-laki yang miskin, anak jalanan yang perbekalanku putus di tengah perjalanan dan aku tidak akan sampai kecuali karena pertolongan Allah Ta’ala. Maka dari itu aku meminta kepadamu, demi Allah yang mengembalikan pandangan Anda, satu ekor kambing saja supaya saya bisa meneruskan perjalanan saya.”
Laki-laki tersebut menjawab: ”Aku menghendaki Allah Ta’ala agar memberikan penglihatan dan memberiku kekayaan. Dan Allah Ta’ala pun mengabulkannya. Maka dari itu ambilah kambing itu karena Allah Ta’ala .
Lalu Malaikat berkata, “Jagalah hartamu. Karena sebenarnya aku diperintahkan Allah Ta’ala untuk mengujimu. Dan sesungguhnya Allah Ta’ala meridhoimu dan membenci/murka pada kedua temanmu”.

Tajridus-Shaarih juz 2 hal. 47 Ringkasan kitab Shahih Bukhari, Karya Syaikh Ahmad bin Muhammad bin Abdullathif as-Syarji az-Zaabidi (812-893 H.)

WAllahu A’lam bis-Shawaab
Admin Web/FB AlFattah.
Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.