KEUTAMAAN MERANTAU DAN BERTEMU PARA ULAMA BAGI SANTRI (PELAJAR)

KEUTAMAAN MERANTAU DAN BERTEMU PARA ULAMA BAGI SANTRI (PELAJAR)

Dari Ulama, Sarjana Fenomenal zaman kejayaan Islam As Syaikh Al Allamah Ibnu Kholdun

 

Bismillahirrohmanirrohiim….
alhamdulillahi robbil ‘alaamiin, wassholaatu wassalaamu ‘ala asyrofil mursaliin, wa sayyidil muttaqiin wa syafii’il mudznibiin, sayyidina Muhammadin wa ‘ala aalihi wa asyhaabihi wa sallama tasliiman katsiiro… amma ba’du.

 

مقدمة ابن خلدون للعلامة عبدالرحمن بن خلدون المتوفى 808 هجرية ص: 464 دار الكتب العلمية

الفصل الحادي و الأربعون : في أن الرحلة في طلب العلوم و لقاء المشيخة مزيد كمال في التعلم

و السبب في ذلك أن البشر يأخذون معارفهم و أخلاقهم و ما ينتحلون به من المذاهب و الفضائل : تارة علما و تعليما و إلقاء و تارة محاكاة و تلقينا بالمباشرة إلا أن حصول الملكات عن المباشرة و التلقين أشد استحكاما و أقوى رسوخا فعلى قدر كثرة الشيوخ يكون حصول الملكات و رسوخها و الاصطلاحات أيضا في تعليم العلوم مخلطة على المتعلم حتى لقد يظن كثير منهم أنها جزء من العلم و لا يدفع عنه ذلك إلا مباشرته لاختلاف الطرق فيها من المعلمين فلقاء أهل العلوم و تعدد المشايخ يفيده تمييز الاصطلاحات بما يراه من اختلاف طرقهم فيها فيجرد العلم عنها و يعلم أنها أنحاء تعليم و طرق توصل و تنهض قواه إلى الرسوخ و الاستحكام في المكان و تصحح معارفه و تميزها عن سواها مع تقوية ملكته بالمباشرة و التلقين و كثرتهما من المشيخة عند تعددهم و تنوعهم و هذا لمن يسر الله عليه طرق العلم و الهداية فالرحلة لا بد منها في طلب العلم لاكتساب الفوائد و الكمال بلقاء المشايخ و مباشرة الرجال و الله يهدي من يشاء إلى صراط مستقيم

Dalam Kitab Muqoddimah-nya Imam Ibnu Kholdun berkata:

Fasal empat puluh satu tentang perjalanan dalam mencari ilmu dan bertemu para masyayikh (Ulama) merupakan nilai plus untuk kesempurnaan belajar.

 

Penyebabnya adalah bahwa sesungguhnya manusia (pelajar) akan mengambil keilmuan, akhlaq, madzhab yang dianut para ulama serta mengetahui keutamaan ulama tersebut dengan berbagai metode, bisa berupa:

– Pengetahuan,

– Metode pengajaran,

– Pertemuan,

– Motivasi,

– Dan pengajaran dengan sistem “face to face” (bertemu langsung/sorogan:jawa)

Hanya saja sistem sorogan (mubasyaroh) dan pengajaran-lah yang lebih berhasil mengasah bakat serta lebih membekas, maka dengan memperbanyak guru (kasyrotus Syuyuukh) akan menghasilkan bakat dan tertancapnya ilmu.

Sedangkan istilah-istilah dalam mempelajari ilmu-pun tercampur pada diri pelajar, sehingga banyak dari mereka yang menyangka bahwa istilah-istilah tersebut merupakan bagian dari ilmu, dan hal tersebut tidak bisa tercegah kecuali dengan belajar dengan sistem mubasyaroh karena perbedaan metode dari para ulama yang mengajar, Oleh karena itu bertemu dengan ahli ilmu dan memperbanyak guru memberikan faidah bisa membedakan istilah-istilah dengan ilmu yang pelajar ketahui dari perbedaan metode yang ada, maka pelajar bisa memilah istilah-istilah tersebut dari ilmu, dan mengetahui bahwa sesungguhnya istilah hanyalah arah atau sisi pelajaran dan metode penyampaian. kemudian pelajar berusaha membangkitkan semangatnya untuk meresapi ilmu, mengokohkannya dalam bakatnya, membenarkan pemahamannya dan membedakan antara istilah dan lainnya serta memperkokoh bakatnya dengan mubasyaroh, pengajaran dan memperkaya keduanya dari banyak dan beragamnya masyayikh (Ulama/guru)

Dan hal inilah kemudahan dari alloh bagi pelajar untuk mengetahui ilmu dan hidayah. Maka dari itu adalah suatu hal yang semestinya bagi pelajar untuk bepergian (merantau:pent) dalam mencari ilmu, karena mencari faidah-faidah, kesempurnaan dengan bertemu para masyayikh dan (pahala) menempuh perjalanan.

 

Dan hanya Alloh yang memberikan hidayah pada orang yang Alloh kehendaki pada jalan yang lurus.”

 

 

Catatan mutarjim:

– Sangatlah elok bagi pelajar untuk, ber-riyadloh dengan merantau.

– sangatlah indah apabila santri/pelajar untuk memperbanyak Ulama/kiai/guru, agar terhindar dari fanatisme almameter dan terhindar dari peremehan terhadap kiai/guru yang bukan dari pondok atau almameternya.

– senantiasa mengingat tujuan mencari ilmu dari awal melangkah keluar rumah.

 

Wallohul muwaffiq ila aqwamitthoriq, wassholatu wassalamu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi wa sohbih….

Wallohu a’lam

 

M. FAHMI AL HAKIMI

Pule 15 februari 2013

 

5 thoughts on “KEUTAMAAN MERANTAU DAN BERTEMU PARA ULAMA BAGI SANTRI (PELAJAR)

    azmi

    (February 16, 2013 - 14:53)

    Mangstab om kakim-nya….

      Ngarepe pom

      (February 16, 2013 - 15:38)

      hahaha

    azmi

    (February 16, 2013 - 14:55)

    Muga tetep kreatip hehehe….

      Ngarepe pom

      (February 16, 2013 - 15:39)

      ammmin

    Ngarepe pom

    (February 16, 2013 - 15:38)

    hehehe… wah wah wah… ammiinn…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *