Ketika Air Tak Dapat Dibendung dan Gunung Tak Dapat Disumbat

Saat ini seluruh penghuni bumi sedang menerima ujian dimana bencana alam terjadi dimana-mana dan semua berteriak. Ada yang mengiba butuh pertolongan, ada yang kelaparan dan ada yang habis harta bendanya.

Tetapi, berhentilah menjadi orang yang menghabiskan waktu untuk berdebat, melempar kesalahan atau bahkan hanya sebatas mencaci orang lain tidak becus menangani bencana, tidak bisa mengambil keputusan, tidak bertindak cepat. Saat ini yang paling cepat bertindak ketika bencana alam datang dan menimbulkan banyak korban adalah “KOMENTATOR” (tinggal ngomong doank). Menunjuk si A, si B yang salah, padahal tanpa disadari ketika satu jari telunjuknya menunjuk orang lain, empat jari sisanya mengarah kepada diri sendiri.

Yang terjadi sekarang adalah musibah yang semakin parah, dimana air tidak dapat dibendung lagi, serasa seluruh air dilangit tumpah ke bumi dan gunung merapi itu tidak bisa dengan mudah di sumbat agar tidak mengeluarkan awan panas dan lahar, maka masih ada satu hal yang Insyaallah bisa menahan air dan menyumbat “mulut” gunung merapi agar tidak “muntah”.

Sebenarnya sudah diingatkan melalui Al Quran (Di buka Al Qurannya broooooowww..)

 وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). QS : Asy Syuro: 30

Bukan salahnya Gubernur saja yang tidak cepat mengambil keputusan.

Bukan salahnya masyarakat yang suka buang sampah di sungai.

Bukan salahnya pemerintah setempat kalo belum punya ini itu untuk menangani BISUL PECAH (dibaca : GUNUNG MELETUS).

Bukan salahnya yang sibuk dengan politik atau apalaah.

Tapi yang salah kita semua (termasuk saya yang nulis :D).

Solusinya ” Alloh memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)“, seperti penggalan ayat diatas.

Yuupzz !!!!

ISTIGHFAR.

Hitung saja jumlah pengungsi banjir di Jakarta, Pekalongan, Subang, Indramayu, Bekasi, Sumatera, Semarang, pengungsi Sinabung, Pengungsi banjir Bandang Manado dan yang lain yang belum tersebut..Ribuan orang pastinya.

Yuuk memohon ampunan bersama-sama, beristighfar bersama-sama agar Alloh SWT menggenggam kita semua dengan sifat Ar Rohman dan Ar RohimNYA dan mengampuni dosa-dosa KITA semua..(tanpa terkecuali yang nulis).

Jika Ribuan orang tunduk beristighfar, memohon ampunan maka saksikanlah bahwa Alloh SWT Dzat yang Maha luas ampunanNYA. Insyaallah mampet daah tuh hujan dan gunung muntah..

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” QS At Taghobun : 11”.

~Auliya Kareem~

2 thoughts on “Ketika Air Tak Dapat Dibendung dan Gunung Tak Dapat Disumbat

    zulfa

    (Januari 23, 2014 - 20:05)

    Semoga Alloh mengapuni dosa-dosa kita, menjadikan kita hambanya yang sabar atas setiap ujian dan bisa memetik hikmah dari setiap ujian yang datang menyapa…:)

    Azmi

    (Januari 23, 2014 - 22:39)

    Amin amin amin……

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.