KETIDAK PASTIAN NASIB SEORANG HAMBA

Jangan sesekali meremehkan Orang lain

(Penyebab Iblis, Barseso, Bal’am bin Baa’uroo’ Suu’ul Khootimah)

———-

Dalam Hadist riwayat Imam Bukhori, beliau Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sungguh… seorang hamba beramal dengan amal ahli neraka. Namun ia sesungguhnya adalah ahli syurga.

Dan ada seorang hamba beramal dengan amal ahli syurga. Namun ia sesungguhnya adalah ahli neraka.

Kesemua amal hanya akan dilihat pamungkasnya.”

Para Ulama Radliyallahu ‘anhum berkata:

  • Suu’ul khootimah/pamungkas yang jelek, hanya akan terjadi pada seorang hamba yang selalu menempatkan bathinnya dalam maksiat. Hakikatnya, merekalah yang selalu melakukan dosa besar. Karena “menipu” Allah ‘Azza Wajalla.
  • Sedangkan seseorang yang dlohirnya senantiasa istiqomah melaksanakan perintah Allah, dan tidak menempatkan bathinnya dalam maksiat. Maka, tidak pernah sekalipun kami dengar dan kami tahu, mereka meninggal dengan Su’ul Khootimah. Segala puji hanya kepada Allah.

 

  1. Berbeda dengan Orang yang kalah dengan cintanya pada Maksiat dan terjerumus maksiat tanpa taubat. Maka, ketika ajal menjemput. Sedangkan ia belum sempat bertaubat. Setan akan mengambil kesempatan waktu dia dalam kebingungan menghadapi kematian. Wal’iyadu billah…. Maka, manusia akan melihat betapa celakanya ia kala ajal menjemput.
  2. Terkadang seorang hamba sepanjang umur Istiqomah beribadah pada Allah Ta’ala. Namun ketika Ajal mendekat, malah ia lalai melakukan Istiqomah beribadah pada Allah Ta’ala.

Kedua Hal terakhir inilah yang menyebabkan Suu’ul Khootimah/Akhir yang jelek dan Syu’mu ‘aaqibaatihi/Jelek akibatnya. Seperti IBLIS, BAL’AM BIN BAA’UROO’ dan BARSESO.

Na’udzubillahi min Dzalik

——–

MUKHTASOR TADZKIROTUL QURTHUBI Hal: 14

Syaikh Abdul Wahhab As Sya’roniy

CET: Dar el Ihyaa el Kutub el ‘arabiyyah Indonesia

Dengan Sedikit penyesuaian Bahasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *