JANGANLAH BERPUTUS ASA.

Kisah Kodok, Kalajengking, Ular Dan Pemuda
Rahasia Sifat Ar Rahman Ar Rahiim Allah Ta’ala
———–

Imam Dzun Nun al Mishriy berkisah:
“Pernah dulu. Waktu aku di rumah sendirian. Tiba-tiba Aku merasa diriku hampa, fikiran kalut. Untuk menghilangkan gundah-gulana ini, aku mencoba menghilangkannya dengan jalan-jalan di tepi sungai.

Di tengah aku merenungi apa yang terjadi pada diriku, ada kejadian aneh. Aku melihat seekor kalajengking yang terlihat buas, berlari menuju sisi sungai yang lain. Dan ternyata di situ ada katak yang berada di atas batu yang seakan-akan menunggu kedatangannya. Kalajengking itu langsung melompat di atas punggung katak. Yang mempuatku terkejut, waktu kalejengking hinggap di atas punggung katak. Sang katak bertasbih !!!. Setelah itu keduanya pergi ke sisi sungai yang lain.

Di sana aku melihat ada seorang pemuda yang lagi tiduran di bawah pohon. Namun yang membuatku ngeri, tidak jauh darinya ada seeekor ular yang mendekati pemuda. Ingin mematuknya!!!. Seakan-akan merasa tidak terima, kalajengking turun dari punggung katak dan langsung menyerang Ular. Terjadilah duel yang sengit. Sampai keduanya mengeluarkan “jurus pamungkas”, bisa masing-masing. Ular terkena bisa kalajengking, begitu pula sebaliknya. Akhirnya keduanya mati. Dan pemuda itu tanpa sadar di selamatkan oleh kalajengking!!! Atau lebih tepatnya selamat dari kedua binatang berbisa tersebut”.

*****

Lihatlah, Pembaca yang budiman. Betapa Allah Ta’ala sangat menyayangi hambanya dengan cara yang rahasia. Pantaskah kita untuk putus asa dengan Sifat Ar Rahman Ar Rahiim Allah, Sifat Maha pengasih dan penyayangNya?. Semoga kita terjauhkan dari itu. Rabbi Fanfa’na Bibarkatihim…..

تفسير الرازي – (ج 1 / ص 212)
تفسير ( الرحمن الرحيم )
وروى ذي النون أنه قال: كنت في البيت إذ وقعت ولولة في قلبي, وصرت بحيث ما ملكت نفسي, فخرجت من البيت وانتهيت إلى شط النيل, فرأيت عقرباً قوياً يعدو فتبعته فوصل إلى طرف النيل فرأيت ضفدعاً واقفاً على طرف الوادي, فوثب العقرب على ظهر الضفدع وأخذ الضفدع يسبح ويذهب, فركبت السفينة وتبعته فوصل الضفدع إلى الطرف الآخر من النيل, ونزل العقرب من ظهره, وأخذ يعدو فتبعته, فرأيت شاباً نائماً تحت شجرة, ورأيت أفعى يقصده فلما قربت الأفعى من ذلك الشاب وصل العقرب إلى الأفعى فوثب العقرب على الأفعى فلدغه, والأفعى أيضاً لدغ العقرب, فماتا معاً, وسلم ذلك الإنسان منهما.

——-
Wallahu a’lam
Kiriman Dari Akhina Al Kariim Avis Sena El-Nashr. Dan di terjemah oleh: Admin Web Fb Al Fattah.Pule dengan sedikit penyesuaian bahasa. Kisah ini juga bisa di temui dalam Kitab Tafsir Ar Raazi/Mafaatihul Ghayb.
Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *