IMAM AL GHAZALI

Kisah Indah kewafatan beliau dan Sanjungan atasnya.
——–

Adik kandung beliau, Imam Ahmad berkisah, “Waktu Subuh hari Senin, saudaraku Abi Hamid Al Ghazali melaksanakan wudlu, lalu sholat. Kemudian Ia menyuruhku untuk mengambilkan kain kafan. Setelah kain kafan aku serahkan, ia menciumnya dan meletakkan di atas kedua matanya. Dan berkata”, “SAM’AN WA THO’ATHAN LIDDUKHULI ‘ALAL MULUUK (Sendiko dawuh karena panggilan Allah Sang Raja Diraja)”. Setelah itu, ia meluruskan kedua kakinya, menghadap Qiblat, lalu menghembuskan nafas terakhir, Wafat!!, sebelum terbitnya matahari”.

******

Subhanallah,,,, Begitu Indahnya kewafatan beliau, Sang Hujjatul Islam, Sang penegak Panji Islam. Akankah kita berani mengatakan beliau tidak Khusnul Khaatimah?. Kalau Iya, Sungguh terlalu!!.

Sehingga sangatlah wajar apabila banyak ulama penerusnya yang memuji beliau dengan keagungan dan cinta kasih yang mendalam. Seperti Syayyidi Idrus RA. Yang berkata, “Pelajarilah kitab Ihya’ Ulumiddin karya beliau, karena dalam kitab itu engkau akan menemukan cara bagaimana mengenal Allah dan mencari RidloNya. Barangsiapa yang mencintai kitab itu, mempelajari dan mengamalkannya. Maka, ia akan bisa setulusnya mencintai Allah Ta’ala, Rasul-RasulNya, Nabi-NabiNya, Malaikat-MalaikatNya, dan kekasih-kekasih Allah. Di karenakan dalam kitab tersebut terkumpul penjelasan tentang Syariat, Tarekat dan Hakikat Dunia-Akhirat, sehingga orang yang mempelajarinya akan mengerti Mulku dan Malakuut (Kerajaan Dunia dan Akhirat)”.

Yang lebih keras lagi adalah Syaikh Abu Bakar Satho, Beliau berkata, “Hanyalah orang-orang yang Dlollun Mudlillunlah (Sesat dan menyesatkanlah) yang mau mencaci kitab Ihya’ Ulumiddin”.

******

RABBI FANFA’NA BIBARKATIHIM WAHDINAL KHUSNA BIKHURMATIHIM
(Yaa Tuhanku, berikanlah kami manfaat dengan keberkahan beliau-beliau, Ulama. Dan berikanlah kami Khusnul Khhatimah dengan menghormati beliau-beliau, Ulama’)

WA AMITNA FI THARIQATIHIM WA MUA’FATI MINAL FITANI
(Dan Ambillah Jiwa kami dengan menetapi jalan beliau-beliau, Ulama. Dan terselamatkan dari finah-fitnah)

Amin amin amin….

———
Wallahu A’lam
Admin Web/Fb AlFattah Pule. Di Kutip Dari Kitab Kifayatul Atqiyaa’ Hal: 91. Karya Syaikh Sayyid Abu Bakar Satho. Dengan sedikit penyesuaian bahasa.
Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.