GRAMATIKA ARABIC Bag 5

KAJIAN HARI RABO

SYARKH MUKHTASHOR JIDDAN

(Penjabaran Yang Sangat Ringkas)

KARYA: SYAIKH ZAINI DAHLAN

Penterjemah: Mohammad Shofa’ul Akbar. Dusun Menthaos. Desa Nglawak. Kecamatan Kertosono Nganjuk Jawa Timur. Siswa Kelas VI Ibtidaiyyah Madrasah Salafiyyah Al Fattah Pule

Bagian 5

Dalil-dalil Fan Nahwu antara Hadist, Atsar dan Maqolah Ulama I

(Percetakan: Karya Thoha Putra. Semarang. Hal: 3)

            Dan ketahuilah, Sungguh telah datang dorongan/penyemangat mempelajari bahasa arab dari hadits-hadist yang di-marfu’kan dan perkataan sahabat rasul yang di-mauqufkan.

Sebagian penyemangat tersebut adalah sabda Rasululloh SAW.: sesungguhnya Allah tidak mendengarkan do’a yang tidak fasih.

Sedangkan ulama’ tidak memandang/menganggap sholat dibelakang orang yang tidak fasih.

Sebagian lagi hadist yang dikeluarkan Imam Al-Marhabi dari Imam Abu Ja’far Muhammmad Al-Baqir bin Ali bin Husain bin Ali bin Abu Tholib semoga Allah meridloi mereka semua, sesungguhnya Sayyidina Ali berkata: “Rasulollah bersabda: “Perjelaslah ucapan/a’ribuu al kalama, supaya engkau bisa memperjelas kalam Al Qur’an”.

Imam Al-Marhabi juga mengeluarkan hadits dari sahabat Ibnu Umar semoga Allah meridloi mereka berdua. Sahabat Ibnu Umar berkata: “Saat sahabat umar lewat bertemu dengan kaum yang salah sasaran waktu melepas anak panah.”

Sahabat Umar menegur:

“Alangkah jeleknya panahan kalian”.

Kaum tersebut menjawab:

نحن متعلمين

“sesungguhnya kami sedang belajar”.

(dengan membaca jer pada lafadz متعلمين, padahal yang benar adalah: dengan membaca rofa’ متعلمون)

Melihat cara baca mereka, sahabat umar berkata:

“Ketidak fasihan kalian lebih  parah dari hasil memanah kalian, saya mendengar Rasululloh SAW besabda: “Semoga Allah memberi belas kasihan pada orang yang memperindah ucapan lisannya”.

Imam Al Baihaqi mengeluarkan Atsar dari Sayyidina Umar R.A. beliau berkata: “Belajarlah kesunnahan dan  kefardluan dan (belajarlah menghindari) ketidak fasihan. Seperti waktu kalian belajar Al Qur’an”.

Imam Al Baihaqi juga mengeluarkan Atsar: “Bahwa sesungguhnya sahabat Ibnu Abbas dan sahabat Ibnu Umar R.A. akan memukul putra-putri beliau apabila tidak fasih”.

Imam Abu Thohir mengeluarkan Atsar dari Imam Sya’bi: “sahabat Abu Bakar As Shiddiq R.A.  berkata: Membaca, kemudian meningalkan bacaan (karena tidak fasih), lebih aku sukai daripada terus membaca namun tidak fasih”.

Bersambung bagian 6 Insya Allah….

Wallahu a’lam

Admistrator PP. Al Fattah Pule

Rabo, 5 Juni 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *