pembeda antara BEKERJA DAN CINTA DUNIA

Jadikan Bekerja sebagai sarana Ibadah ———-   Allah Ta’ala berfirman:   وقال الله تعالى: “وابتغ فيما آتاك الله الدار الآخرة ولا تنس نصيبك من الدنيا”. القصص: 77 “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi”   وقوله تعالى: “فإذا قُضيت الصلاة فانتشروا فى […]

Mari Rapatkan Barisan KOKOHKAN ISLAM, Ingat… Perbedaan adalah Rahmat.

 صحيح البخارى 2446 (ج 9 / ص 103) حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلاَءِ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ بُرَيْدٍ عَنْ أَبِى بُرْدَةَ عَنْ أَبِى مُوسَى – رضى الله عنه – عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا ». وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ. طرفاه 481 ، 6026 – تحفة 9040 […]

Batasan Menikah Empat Wanita

Oleh: Ibnu Nachrowi   Bismillahirrohmanirrohiim…. Dalam syariat Islam, demi menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. Seperti terjadinya perselingkuhan, mengangkat derajat janda, terlantarnya anak yatim dan lain sebagainya maka Allah berfirman: تفسير ابن كثير – (ج 2 / ص 209) وَآَتُوا الْيَتَامَى أَمْوَالَهُمْ وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيثَ بِالطَّيِّبِ وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَهُمْ إِلَى أَمْوَالِكُمْ إِنَّهُ كَانَ حُوبًا كَبِيرًا […]

Sayyidina Umar Al Faruuq -pembeda Haq dan bathil-

Sepenggal kisah Sang Penakluk   Diriwayatkan ada seorang laki-laki mendatangi Sayyidina Umar ra, untuk mengadu tentang budi pakerti istrinya. Ia menunggu Sayyidina Umar di depan pintu rumahnya. Secara kebetulan, orang tersebut mendengar istri Sayyidina Umar sedang memarahinya, sedangkan Sayyidina Umar diam tidak menanggapinya. Lalu orang itu pulang dan dan berkata (dalam hati): “Jika keadaan Amir […]

TAUHID IMAM GHOZALI: “Mengekang orang awam membicarakannya!”

Jangan Permainkan Ayat Mutasyabbihat!!   (Di sarikan dari Risalah Iljamul ‘Awam ‘Ala ‘Ilmil Kalam, karya Imamuna Al Ghozali) Bismillah…. walhamdulillah… Wassholatu wassalamu ‘ala rosulillah… Amma Ba’dah.   Ilmu tauhid merupakan “pilar utama” dalam pengukuhan Iman seorang hamba pada sang khaliq, namun sungguh! Sangat bijaksana, apabila kita menyadari akal seorang manusia tidak akan mampu untuk “menelaah-nya” […]

Tafwidl Ulama Hanabilah, Pengikut Imam Ahmad bin Hanbal

Bismillahirrohmanirrohim…. Dalam masalah akidah, yang merupakan pondasi keyakinan. Beliau Nabi Mewanti-wanti: جمع الجوامع أو الجامع الكبير للسيوطي – (ج 1 / ص 11084) تفكَّروا فى الخلق ولا تفكروا فى الخالق فإنكم لا تقدروا قدره (أبو الشيخ عن ابن عباس) Artinya: “Berfikirlah kalian semua tentang makhluk (segala hal selain Alloh:pent), dan janganlah berfikir tentang pencipta. Karena […]

Keutamaan Pelajar.

Al Qur’an: وقال تَعَالَى: { قُلْ هَلْ يَسْتَوي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لاَ يَعْلَمُونَ } [ الزمر: 9 ] Artinya: Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” {QS. Azzumar 9} وقال تَعَالَى: { يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا العِلْمَ دَرَجَاتٍ } [ المجادلة: 11 ] Artinya: “Niscaya Allah akan meninggikan […]

Pembagian Harta Warisan Dalam Islam bag. II

Setelah kita mengetahui siapa saja yang berhak mendapatkan warisan dari pihak ayah dan ibu, sekarang akan kami jabarkan tentang jumlah pembagian hasil warisan. Perlu diketahui, bahwa dalam pembagian harta warisan, adakalanya ahli waris tersebut ashobah, fardhu dan adakalanya mahjub. Ashobah adalah hasil yang didapatkan oleh ahli waris dari sisa pembagian harta waris pihak lain (kerabat […]

Pembagian Harta Warisan Dalam Islam Bag. I

Segala puji bagi Alloh SWT, dzat yang Maha Dahulu, Kekal untuk selamanya, yang telah memberikan rizqi kepada seluruh makhlukNya. Sholawat beserta salam, semoga selalu tercurahkan kepada beliau Nabi terpilih, Nabi Muhammad SAW. Makhluk paling mulya dimuka bumi. Dan semoga tercurahkan juga kepada keluarga beliau dan para sahabat beliau. Amin. Wa ba’du… ilmu pengetahuan adalah suatu […]

Ta’arruf Islami bukan PACARAN

PENGERTIAN TA’ARUF Oleh: KH. AZIZI HASBULLOH* Taaruf artinya saling mengenal yang dapat dilakukan kapan saja dan tidak ada sangkut pautnya dengan khitbah, dengan arti tidak ber-khitbah (melamar). Tidak jadi masalah kita ta’aruf, memang hikmah Allah menjadikan manusia dengan beraneka ragam suku bangsa agar kita saling ta’aruf sebagaimana firman Allah: يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ […]