BARSESO

Barseso adalah seorang hamba ahli ibadah, ia sangat ampuh. Salah satu “kesaktian”nya adalah, bisa menyembuhkan orang gila dengan Cuma sekali sentuh!!

 

Khabar keampuhan barseso sampai ke telinga raja, yang kebetulan putrinya  penyakit gila. Sehingga ia rela mengirimkan putrinya ke rumah barseso yang berada di tengah hutan. Untuk berobat.

 

Setelah sang putri sampai di rumahnya, pada hari-hari pertama ia merawatnya dengan sepenuh hati, dan Cuma mengharapkan kesembuhannya.

 

Namun, kesetiaannya tidak berlalu lama, setelah iblis yang menyamar mendatangi rumahnya. Dengan segenap bujuk rayu yang di lontarkannya, barseso menjadi percaya penuh dengannya. Suatu ketika Iblis merayunya:

 

“Zinailah dia, karena dia kan gila? Tidak akan mungkin dia akan merasa”.

 

Setelah berfikir sejenak dan “masukan” iblispun masuk akal. Dia memperkosa sang putri. Belum selesai merenungi dosanya, Iblis menambahkan:

 

“Jangan-jangan nanti dia sadar, dan berasa? Maka kita kan repot?. Lebih baik bunuh saja dia. Nanti mayatnya kubur saja di tumpukan pasir itu, aman kok. Lha kalau nanti utusan raja kesini, bilang saja: Dia sudah sembuh dan telah kembali ke kota raja. Mereka pasti percaya. Beres kan?”.

 

Barsesopun meng-iyakan usul masuk akal si Iblis. Dengan bengis ia membunuh si putri, dan mengikuti semua arahan Iblis.

 

Bukanlah iblis, kalau tidak bersifat iblis: bengis, licik dan sadis. Setelah barseso mengeksekusi putri dan “bersih-bersih”, dia malah menghadap raja dengan menyamar menjadi seorang hamba Sahaya dan menceritakan secara detail keburukan dan kelicikan barseso kepada Raja, kemudian Ia menambahkan:

 

“Kalau nanti barseso berkata: Putri sudah sembuh dan telah kembali ke kota raja. Jangan percaya! Itu adalah tipu dayanya!”.

 

Segera, setelah mendengar cerita si “Hamba Sahaya”, Raja mengutus rombongan untuk menjemput sang putri. Dan ternyata, alasan yang di katakan barseso sama persis seperti yang di ceritakan oleh Iblis si “hamba sahaya”. Bahkan letak mayat sang putripun juga di temukan persis di bawah tumpukan pasir. Dengan geram, kepala rombongan langsung menangkap Barseso dan di ikatkan di salib untuk kemudian di arak ke Kota Raja.

 

Setelah sampai di kota raja, siksaan demi siksaan mendera Barseso. Pada waktu itu sekonyong-konyong Iblis muncul di hadapannya dan berkata:

 

“Sujudlah kepadaku. Maka, aku akan membebaskanmu, seperti halnya aku menjerumuskanmu”.

 

Karena tidak tahan dengan siksaan. Barseso, di papan salib menganggukkan kepala, sebagai Isarat sujud pada Iblis. Ia menjadi kufur. Dan Iblis tidak menepati Janjinya.

 

————

Yaa Allah… Bikhusnil Khootimah…

MUKHTASOR TADZKIROTUL QURTHUBI Hal: 14

Syaikh Abdul Wahhab As Sya’roniy

CET: Dar el Ihyaa el Kutub el ‘arabiyyah Indonesia

Dengan Sedikit penyesuaian Bahasa

1 thought on “BARSESO

    adzim

    (July 21, 2013 - 09:24)

    Allahumma bikhusnil khootimah… amin amin amin….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *