Apabila Ada Yang mengadu……

Waktu ada tamu yg sowan kepada Sayyidina umar bin Abdul Azis dan mengadukan tentang kebejatan-kebejatan si Anu. Beliau terlihat dingin dan diam. Lalu sedetik kemudian berkata, “Kamu mau, kalau aku memberikan nasehat kepadamu?”.

“Iya,,, Baginda Raja,,,”.

“Andai apa yg kamu katakan salah, maka kamu termasuk orang yg difirmankan Allah ta’ala:,,,
إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا
“jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu)

Namun, andai toh kamu benar. Kamupun tidak bisa terlepas dari Frman Allah Ta’ala:
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَهِينٍ (10) هَمَّازٍ مَشَّاءٍ بِنَمِيمٍ (11) مَنَّاعٍ لِلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ (12(
“Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah, yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa” (QS al Qalam:10-12).

Hening sejenak,,,

“Sekarang,,, tergantung kamu. Laporanmu kamu teruskan, atau Istighfar meminta maaf?”.

Keringat dingin mengucur pada tamu yg juga faham agama itu, “Maaf Baginda, Aku meminta maaf. Astaghfirulloh,,,Dan tak akan mengulanginya lagi”.

#Ngaji Tanbih 63
Dengan sedikit penyesuaian bahasa (Admin FB AlFattah Pule)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *